Blogging

10 Cara Meningkatkan Kecepatan Website Hingga 20%

Cara Meningkatkan Kecepatan Website

Cara Meningkatkan Kecepatan Website,-

Kecepatan loading website menjadi salah satu faktor utama untuk membuat visitor Anda betah berlama-lama di website Anda.

Kenapa kita perlu meningkatkan kecepatan website?

Dalam dunia website, ada kata yang bernama “Bounce Rate” yang berarti bahwa calon visitor website Anda belum sempat membuka halaman website Anda secara penuh namun sudah menutup tab website Anda. Dan tentu saja itu akan berdampak pada nilai SEO website Anda.

Untuk melihat kecepatan website, Anda bisa melihatnya di web gt-metrix ini dan input URL website Anda disana. Jika nilai website Anda dibawah 75-75 berarti Anda harus segera melakukan tune up pada website Anda.

Beberapa Cara Meningkatkan Kecepatan Website yang paling mudah dan efektif antara lain :

1. Hosting

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi, hosting adalah pengaruh utama dalam urusan kecepatan loading website. Pilih hosting secara bijak tetapi sesuai budget Anda.

Pada website ini saya memilih hosting lokal dari provider dracoola.

2. Template / Theme

Template merupakan salah satu faktor utama yang berhubungan dengan kecepatan suatu website, Template yang premium tidak selalu berbarengan dengan kecepatan loading yang cepat.

Justru lebih banyak fitur akan dapat berpengaruh drastis pada kecepatan website Anda, Pilih template yang ringan dengan tidak terlalu mengutamakan efek visual dapat mempercepat loading website Anda.

3. Optimasi Image

Dalam website ada 2 jenis optimasi image, yaitu pre upload dan post upload (setelah upload). Dengan melakukan optimasi image kita dapat mengurangi page size secara signifikan.

Untuk optimasi image pre upload, Saya biasanya menggunakan aplikasi Riot untuk kompres ukuran dan kualitas image secara drastis! Biasanya saya melakukan kompres hingga ukuran gambar menjadi 50kb atau bahkan dibawahnya.

Sedangkan untuk optimasi post upload, Beberapa hal yang bisa Anda optimalkan adalah :

  • Optimasi image Saya menggunakan beberapa plugin seperti wp smush it yang berfungsi untuk melakukan optimasi image sesuai ukuran layout website Anda.

Beberapa plugin alternatif yang bisa Anda coba antara lain EWWW Image Optimizer, CW Image Optimizer, Imsanity and Hammy.

  • Penggunaan jquery image lazy load, lazy load adalah suatu fitur untuk menampilkan gambar hanya setelah visitor sampai pada titik fokus gambar tersebut. Seperti yang saya gunakan pada website ini.Jika website Anda tidak mempunyai fitur lazy load, Silahkan instal plugin lazy load image.

Silahkan baca penggunaan ekstensi gambar yang lebih baik pada artikel ini.

4. Optimasi Script

Anda tidak perlu paham mengenai script untuk dapat melakukan optimasi script dalam website, Terlebih jika Anda menggunakan platform wordpress.

Anda bisa menggunakan 2 plugin :

2 Plugin diatas mempunyai fungsi untuk mengurangi redundan (pengulangan) script dalam seuatu halaman website.

Note : Plugin diatas terkadang tidak kompatibel jika digabungkan dengan beberapa plugin yang (mungkin) Anda pakai, sehingga dapat mengakibatkan website Anda blank putih.

Baca juga : Cara mengatasi website blank putih

5. Optimasi Widget

Optimasi widget disini tidak hanya mempunyai arti untuk edit coding widget Anda, tetapi juga penggunaan widget dengan bijak. Sebab penggunaan widget yang berlebihan justru dapat membuat website Anda lemot.

  • Optimasi coding widget

Untuk optimasi coding widget, Anda bisa mengubah 2 hal yaitu desain dan fitur.

Seperti yang saya terapkan pada website bacaanku.com ini, Saya melakukan edit kode widget pada tab yang aslinya berisi Popular post, Recent Post, Recent Comment, Tag menjadi Popular post dan Recent post saja.

Sedangkan untuk edit visual, saya menghilangkan efek shadow pada tiap box dan mengurani border line tiap widget dan seluruh box container.

  • Optimasi Jenis widget

Pada bagian ini Anda harus melakukannya secara bijak kenapa demikian? Karena hal yang sering dilakukan oleh para blogger pemula adalah mereka sering menghabiskan banyak waktu untuk membuat website mereka “indah” tapi tidak memperhatikan kecepatan loading websitenya.

Sebagai contoh widget facebook fanspage :

Jika Anda membuat widget facebook fanspage secara full image akan berdampak loading website yang lebih lama daripada widget casual, lihat contoh gambar berikut :

contoh widget facebook

contoh widget facebook

Note : Percaya atau tidak, penggunaan widget facebook A dapat memperlambat kecepatan website Anda hingga 3% dibandingkan dengan widget pada contoh B!!

Maaf saya menggunakan contoh widget dari website orang lain karena memang saya sudah tidak menggunakan widget seperti diatas.

Karena memang jika Anda mempunyai template yang sudah memberikan fitur widget social akan lebih baik menggunakannya dari bawaan template atau dari plugin social share.

6. Optimasi Database

Beberapa hal yang bisa Anda optimasi pada database Anda adalah dengan menghapus daftar revisi, jumlah komentar spam (trash), draft postingan yang tidak terpakai.

Untungnya, untuk melakukan optimasi database tersebut, Anda cukup menginstal plugin WP-optimize untuk membersihkan file file sampah diatas.

7. Optimasi Homepage

Kelanjutan dari optimasi widget pada point ke-5, pada tahap ini Anda dapat melakukan beberapa optimasi pada homepage Anda dengan beberapa hal berikut :

  • Kurangi jumlah postingan pada homepage (5-7 sudah cukup)
  • Hilangkan fitur social share pada tiap postingan homepage
  • Hapus widget yang tidak penting
  • Hapus/Deactive plugin yang tidak penting

8. Hindari Penggunaan Gambar Bergerak

Tidak sedikit blogger yang menyisipkan slide image pada websitenya, atau bahkan flash hingga video padahal hal tersebut justru dapat meningkatkan page file yang amat besar!

Jika Anda lebih mementingkan kepuasan visitor ada baiknya Anda mengurangi fitur-fitru seperti diatas.

Jika Anda termasuk google adsense publisher, Ada baiknya Anda block iklan bergerak pada adsense.

Silahkan baca : Cara block iklan google adsense untuk meningkatkan CTR

9. Penggunaan Cache

Ketika suatu browser membuka website Anda, browser tersebut membuka berbagai macam file seperti gambar, CSS, Javascript, dan sebagainya.

Fungsi dari pengugnaan cache adalah website Anda mengirimkan alamat alamat dari file tersebut untuk di ingat oleh browser visitor yang pernah mengunjungi website Anda supaya ketika visitor tersebut mengunjungi website Anda lagi, Browser mereka tidak perlu lagi mencari file tersebut.

Jika Anda menggunakan wordpress maka Anda bisa dengan mudah menggunakan plugin cache seperti yang saya gunakan pada website ini adalah Plugin WP Super cache.

10. Optimasi htaccess

Tidak banyak orang yang mengoptimalkan htaccess untuk meningkatkan kecepatan websitenya, Padahal penggunaan htaccess dengan maksimal akan dapat sangat membantu website Anda, bahkan menghindari spam sekalipun.

Siilahkan baca optimasi htaccess untuk meningkatkan kecepatan website.

Jika Anda melakukan semua cara meningkatkan kecepatan website diatas, Dijamin Website Anda akan lebih cepat setidaknya 10 hingga 20% seperti yang saya terapkan pada website ini.

Oleh karena itu, segera lakukan 10 cara meningkatkan kecepatan website yang sudah disampaikan pada artikel ini, semoga membantu.

[divider style=”double” top=”5″ bottom=”5″] Sekian artikel kategori blogging mengenai Cara Meningkatkan Kecepatan Website kali ini, Semoga bisa memberi inspirasi kepada Anda, Terima Kasih.
Jika Ada yang ingin ditambahkan atau ditanyakan silahkan mengisi kolom komentar.

Silahkan Like Fanspage kami dan Share artikel ini Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top