Kesehatan

3 Tahap Pertolongan Terhadap Korban Gigitan Ular

3 Tahap Pertolongan Terhadap Korban Gigitan Ular
Pertolongan Terhadap Korban Gigitan Ular Serta Cara Mengenali Ular Berbisa Dan Tidak

bacaanku.com3 Tahap Pertolongan Terhadap Korban Gigitan Ular. Ular merupakan salah satu hewan reptili yang hidup di negara tropis.

Dengan banyaknya sawah, kebun, dan berbagai jenis pepohonan membuat Indonesia menjadi sarang ular yang sangat banyak jenisnya.

Ular adalah salah satu jenis hewan reptilia yang sangat unik. Banyak orang memelihara hewan ini karena keindahan bentuk dan warna dari sisiknya.

Terdapat 2 jenis ular, yaitu ular berbisa dan tidak berbisa. Walaupun begitu kita harus tetap waspada jika bertemu ular, jangan pernah menyepelekan hewan reptil yang satu ini karena dapat membahayakan nyawa.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana pertolongan pertama jika terkena gigitan ular yang berbisa, Beberapa tindakan Pertolongan Terhadap Korban Gigitan Ular yang  bisa Anda lakukan secara mandiri antara lain :

1. Kenali Penampilan Ular Yang Menggigit Anda

Hal ini dilakukan supaya dapat dikenali, Apakah ular yang menggigit Anda merupakan ular berbisa atau tidak. Supaya dapat disampaikan kepada petugas medis yang menangani Anda.

Secara kasat mata, Kita dapat membedakan ular berbisa dan tidak dengan melihat jenis moncong kepalanya. Apabila mencong ular tersebut berujung tumpul kedepan maka ular tersebut tidak berbisa, Sedangkan jika moncong ular tersebut berujung lancip maka ular tersebut berbisa.

Detail gambar bisa dilihat pada gambar dibawah ini :

Ular Berbisa dan Tidak Berbisa

Contoh Atas Tidak Berbisa, Dan Bawah Adalah Ular berbisa

2. Posisikan korban dalam posisi yang aman

Sembari menunggu pertolongan medis datang, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut terhadap korban supaya membantu kondisi korban :

  1. Jauhkan/Amankan korban dari sumber bahaya (Ular yang telah menggigit) sebab, Semakin banyak bisa maka semakin cepat menyebar.
  2. Buat korban untuk dapat setenang mungkin agar tidak panik, Karena kepanikan dapat menyebabkan jantung berdetak lebih kencang yang berakibat mempercepat penyebaran racun ular.
  3. Baringkan korban dengan posisi luka yang lebih rendah dari jantung, Hal ini berguna untuk menurunkan durasi penyebaran darah yang mengandung racun.
  4. Tutupi bekas luka gigitan ular dengan bahan steril (Lebih baik gunakan kasa/perban)

Akan tetapi, Jangan sekali kali Anda melakukan beberapa hal berikut terhadap korban :

  1. Menyayat luka gigitan
  2. Menghisap luka gigitan supaya dapat mengeluarkan racun, Hal ini justru berakibat orang (penghisap) ikut terkena racun
  3. Mengikat kencang pada bagian luka yang terkena gigitan ular

3. Menilai kondisi Dan Menjaga Kesadaran Korban

Terakhir yang bisa Anda lakukan sebelum sampai pada tempat medis (penanganan yang komprehensif) seperti rumah sakit ataupun klinik sekitar.

Anda bisa membantu dengan menilai kondisi tubuh korban dengan memperhatikan frekuensi napas dan denyut nadi, serta kondisi umum lainnya dengan mengajak berbicara untuk memantau kesadarannya.

Hal ini dilakukan agar ketika korban tiba di rumah sakit atau klink, Anda dapat segera melaporkan kondisi korban tanpa harus menginterogasi korban ulang di masa kritis.

Hal tersebut dapat membantu korban untuk dapat menerima vaksin tetanus dikala masih tersadar, Karena vaksin tetanus merupakan booster yang penting bagi korban.

Sekian artikel mengenai Pertolongan Terhadap Korban Gigitan Ular semoga dapat bermanfaat di kemudian hari, Jangan lupa untuk berbagi info ini jika dirasa bermanfaat bagi Anda dan orang lain.

Source

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
1
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top