Adsense

Cara Memasang Iklan Google Adsense Di WordPress Dengan Plugin Quick Adsense

Cara Memasang Iklan Di Wordpress

Cara Memasang Iklan Google Adsense Di WordPress

Jika Anda pernah membaca artikel saya mengenai Plugin WordPress Gratisan Terbaik, Pasti tidak asing lagi dengan plugin Quick Adsense yang satu ini.

Awal menggunakan google adsense, Saya hanya bisa memasang iklan pada sidebar widget, header atau footer.

Kemudian saya browsing ke website-website terkenal dan mengetahui kalau ada iklan yang terpasang pada sisi artikelnya, Sehingga membuat saya ingin untuk melakukannya juga.

Setelah beberapa lama broswing di list plugin wordpress, ternyata saya menemukan plugin yang bernama Quick Adsense dan memutuskan untuk mencobanya.

Baiklah mari langsung menuju topik pembahasan kali ini yaitu Bagaimana Cara Memasang Iklan Google Adsense Di WordPress Dengan Plugin Quick Adsense.

Silahkan download plugin Quick Adsense terlebih dahulu.

Dan perlu diingat bahwa Quick Adsense adalah sebuah plugin, jika suatu saat Anda menghapus plugin tersebut maka Anda harus memasang iklan secara manual.

Dan tidak usah khawatir karena plugin quick adsense ini tidak akan merusak kode template Anda.

Note : Quick Adsense bisa digunakan untuk seluruh iklan, tidak hanya dari google adsense.

Cara Memasang Iklan Google Adsense Di WordPress Dengan menggunakan Plugin Quick Adsense

Setelah Anda menginstal dan mengaktifkan plugin, Silahkan masuk ke menu Setting » Quick Adsense, dan akan muncul tampilan Quick Adsense seperti gambar dibawah ini.

Penempatan Iklan

Contoh Gambar

Mari kita bahas fungsi dan kegunaannya satu persatu :

[tie_list type=”checklist”]
  • Option
    Pada tab adsense ini kita bisa memilih menggunakan jumlah maksimal iklan yang ingin ditampilkan dari kisaran 1 hingga 10 iklan
  • Position
    Tab ini adalah tab yang paling penting dari penggunaan Quick Adsense, yaitu penempatan iklan.
    1. Beginning of Post akan menempatkan iklan pada awal artikel.
    2. Middle of post akan menempatkan iklan pada tengah artikel secara random.
    3. End of Post akan menempatkan iklan pada akhir postingan artikel.
    4. Right after the <!–more–> tag akan menempatkan iklan setelah tag read more yang Anda bikin.
    5. Right before the last Paragraph akan menempatkan iklan di akhir postingan sebelum paragraf terakhir
    6. After Paragraph akan menempatkan iklan berdasarkan nomer paragraf yang Anda inputkan
    7. After Image akan menempatkan iklan setelah tag </div> gambar pertama dalam posting Anda.
    Pro Tips
    1. Jika Anda ingin menampilkan iklan pada awal paragraf, lebih baik menggunakan option After Paragraph dengan memberikan nominal angka 1. supaya tidak bentrok dengan gambar.
    2. Jika Anda ingin menampilkan iklan ditengah paragraf, lebih baik Anda menggunakan option Right after the <!–more–> tag karena lebih jelas, kekurangan option Middle of Post adalah terkadang iklan tidak bisa tampil.
    Contoh Gambar

    3. Jika Anda ingin menempatkan iklan pada akhir paragraf lebih baik menggunakan Right before last paragraph supaya visitor masih menganggap iklan tersebut masih bagian dari konten.

  • Appearance
    Tab ini berfungsi untuk memberikan sinyal kepada plugin supaya menampilkan iklan atau tidak.
    Berguna supaya kita tidak melanggar TOS dari google  adsense.
    Pro Tips
    Cukup centang pilihan pada “Post” supaya Plugin hanya menampilkan iklan pada posting artikel.
    Jika menempatkannya selain pada postingan, Adsense Anda akan rawan dari ban karena minim konten
  • Quicktag
    Pada tab quicktag ini berfungsi untuk memfilter secara manual iklan yang telah Anda setting.
    Sangat berguna jika settingan position yang sudah Anda setting ternyata merusak konten yang Anda publish.

    Note : Untuk menggunakan shortcode ini, Anda harus memasukkannya pada tab html(text) ketika membuat sebuah artikel.

    Terbagi menjadi 2 bagian yaitu insert dan disable ads.

    List Code
    1. <!–Ads1–> hingga <!–Ads10–> Berguna untuk memasukkan code iklan pertama yang Anda pilih pada settingan Quick Adsense.
    2. <!–RndAds–> Berguna untuk menampilkan iklan secara random (Hanya disarankan jika ada kesalahan penempatan kode iklan yang sama)
    3. <!–NoAds–> Berguna untuk menutup semua kode iklan pada semua post (Widget tetap bisa tampil)
    4. <!–OffDef–> Berguna untuk disable semua iklan yang Ada di postingan, dan HARUS menempatkan shortcode secara manual pada point ke-1
    5. <!–OffWidget–> Menonaktifkan semua iklan yang ada di Widget
    6. <!–OffBegin–> Menonaktifkan iklan pada awal posting
    7. <!–OffMiddle–> Menonaktifkan iklan pada tengah posting
    8. <!–OffEnd–> Menonaktifkan iklan pada akhir posting
    9. <!–OffAfMore–> Menonaktifkan iklan pada setting readmore tag (berguna jika Anda menggunakan template lama yang menggunakan readmore tag secara manual pada arsip homepage)
    10. <!–OffBfLastPara–> Menonaktifkan iklan pada setting right before last paragrafh
[/tie_list]

Penentuan iklan

Penentuan kode iklan terbagi menjadi 2, yaitu iklan pada konten/artikel dan iklan pada widget.

[tie_list type=”checklist”]
  1. Cara Memasang Iklan Google Adsense Di WordPress Pada Bagian Konten/Artikel
    Contoh Gambar

    Anda bisa menempatkan iklan hingga 10, namun jika Anda menempatkan iklan google Adsense ada TOS yang harus Anda patuhi yaitu maximal 8 iklan.

    Pada penerapan kode iklan di konten ini tidak bisa menampilkan iklan dengan kode iklan yang sama, misalkan :

    Anda mempunyai kode iklan responsif yang Anda tempatkan di awal artikel, Anda tidak bisa memunculkan iklan tersebut di tengah atau akhir artikel lagi.

    Pro Tips

    1. Untuk iklan yang berjenis responsif ada baiknya Anda gunakan align center, Karena sangat membantu jika visitor mengakses website Anda melalui mobile phone!

    2. Jika Anda menggunakan iklan berjenis tautan, Jangan menggunakan margin yang terlalu tinggi/rendah. Supaya dapat membuat iklan lebih terlihat natural seperti isi sebuah artikel.

  2. Cara Memasang Iklan Google Adsense Di WordPress Pada Bagian Widget
    Contoh Gambar

    Saya pribadi tidak menggunakan pilihan untuk menggunakan penerapan iklan pada menu widget dari plugin Quick Adsense ini, dikarenakan template yang saya gunakan memang sudah full support dengan penerapan iklan.

    Jika Anda menerapkan iklan pada widget, usahakan semaksimal mungkin untuk memfilter iklan yang tampil.

    Pro Tips
    Jangan tampilkan iklan widget pada halaman page (about, contact, Privacy, TOS, dan lainnya yang sekiranya minim konten) karena dapat melanggar TOS google adsense dan bisa berujung akun google Adsense Anda di ban
[/tie_list]

Cara diatas hanya sedikit daripada cara yang bisa Anda lakukan, Jika Anda memilih untuk memasang iklan secara manual mungkin Anda bisa membaca artikel Cara memasang iklan di blog terlengkap!

[divider style=”double” top=”5″ bottom=”5″]

Sekian artikel mengenai Cara Memasang Iklan Google Adsense Di WordPress Dengan Plugin Quick Adsense kali ini, Semoga bisa memberi inspirasi kepada Anda.
Terima Kasih, Silahkan Share Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

2 Comments

2 Comments

  1. Plaza Bisnis

    30/12/2015 at 17:02

    Trims penjelasannya, kami pribadi juga menggunakan Quick Adsense untuk iklan. Tapi karena belum full approve jadi masih kami ganti link affiliate 😀

    By the way, boleh dong kapan-kapan sharing bagaimana tips agar Adsensenya Full Approve, hehe..

    Salam kenal 🙂
    Regards, Admin

    PS: Silahkan kunjungi balik website kami yang fokus pada tema Tips dan Strategi Bisnis :’)

    • jalaluddin al haq

      31/12/2015 at 10:16

      Terima kasih atas kunjungannya.
      Akan segera dibuatkan artikel mengenai google adsense secara menyeluruh.

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top