Blogging

Cara Mendeteksi Malicious Code Pada Website atau Plugin

Cara Mendeteksi Malicious Code Pada Website atau Plugin

Cara Mendeteksi Malicious Code Pada Website atau Plugin,-

Apakah website Anda terasa begitu lambat? atau bahkan hingga blank white screen?

Mungkin saja website Anda sedang terkena malicious code atau virus pada plugin atau template yang Anda gunakan.

Biasanya hal semacam ini terjadi ketika Anda memutuskan untuk menggunakan template atau plugin premium yang bajakan, atau lebih dikenal dengan Null.

Null adalah menghilangkan sebuah code yang disisipkan oleh developer asli sebagai penanda aplikasi/template yang dibuat supaya tidak bisa digunakan secara sembarangan.

Terus, apa untungnya bagi mereka melakukan Null tersebut? Beberapa alasan yang paling umum adalah :

  • Menyisipkan backlink ke website Anda.
  • Memang ada niat buruk untuk iseng supaya website Anda error
  • Mengambil data pribadi Anda untuk memudahkan melakukan hack

Kemudian apa saja akibatnya jika Anda memaksakan diri untuk menggunakan template atau plugin bajakan?

  • Website Anda terkena backlink tanpa Anda sadari, Jika hanya sekedar backlink rasanya memang tidak begitu masalah.
  • Website Anda lemot, Kenapa? karena biasanya mereka juga menyisipkan kode-kode yang bisa berpengaruh buruk kepada website Anda, yang mengakibatkan redundan suatu code.
  • Akun Anda di Hack, Kalau sudah seperti ini ucapkan selamat tinggal pada kenangan-kenangan Anda mengasuh website 🙂
  • WSOD (White screen of the Dead), Kalau apes hal ini akan terjadi dan diperlukan waktu untuk membenahinya, silahkan baca cara memperbaiki website blank putih.

Jadi, jika memang Anda merasa tidak paham mengenai hal semacam itu ada baiknya Anda mengurungkan niat untuk menggunakan template atau plugin Nulled.

back to topic,

Untuk Cara Mendeteksi Malicious Code Pada Website atau plugin yang disisipkan pada website Anda, ada beberapa urutan yang harus Anda lakukan supaya tidak celaka :

Cek Virus

Langkah pertama adalah melakukan cek terhadap file template atau plugin (bentuk zip) tersebut di website ini.

Anda cukup memilih file yang ingin Anda scan dan tinggal menunggu hasilnya.

Cek Malicious Code

Kabar baiknya adalah Anda tidak perlu paham coding untuk melakukan hal ini, Anda bisa menggunakan 2 plugin gratisan untuk cek apakah ada code yang mencurigakan di website Anda.

2 Plugin diatas juga dapat melakukan cek pada template Anda, Namun saya lebih menyarankan menggunakan plugin lain untuk melakukan cek terhadap template. Tetap lanjutkan membaca artikel ini sampai selesai.

Setelah menginstall plugin diatas, Anda bisa mengaksesnya melalui dashboard wp-admin Anda, dan lakukan scan terhadap wp-conten.

Saya sarankan untuk memilih waktu di malam hari karena dapat memperlambat kinerja website serta membutuhkan waktu lama.

Dan Cara Mendeteksi Malicious Code Pada Website atau Plugin yang terakhir adalah

Cek Malicious Code Template Anda

Sebenarnya lebih tepatnya adalah cek code backlink yang disisipkan di template Anda.

Sama seperti cara diatas, Anda hanya perlu menggunakan plugin untuk melakukan scan pada website Anda.

Anda bisa menggunakan plugin ini untuk melakukan cek pada template Anda, dan tinggal menunggu hingga scan selesai.

[box type=”note” align=”aligncenter” class=”” width=”100%”]

Note : Tidak semua code yang terdeteksi oleh plugin diatas adalah berbahaya, Justru jika Anda menghapusnya secara sembarangan malah bisa merusak website Anda.

Jadi saya sarankan setelah melakukan scan, cek ulang code yang terdeteksi tersebut di google.

[/box] [divider style=”double” top=”5″ bottom=”5″] Sekian artikel kategori blogging mengenai Cara Mendeteksi Malicious Code Pada Website atau Plugin kali ini, Semoga bisa memberi inspirasi kepada Anda, Terima Kasih.

Jika Ada yang ingin ditambahkan atau ditanyakan silahkan mengisi kolom komentar.

Silahkan Like Fanspage kami dan Share artikel ini Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
1
0
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top