Wordpress

Cara Setting SEO Website dengan Plugin SEO by Yoast Terbaru!

Cara Setting SEO Website

Cara Setting SEO Website dengan Plugin SEO by Yoast Terbaru!,-

Bagi para pemain blogger pemula pasti banyak yang menjadi tanda tanya bagi mereka, apa itu SEO, apa itu backlink, apa itu meta tag, dan paling pertama yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara setting SEO website kita.

Kali ini saya akan memberikan sedikit tips bagaimana Setting SEO Website dengan plugin SEO by Yoast.

Yoast adalah salah satu dari beberapa plugin yang sangat saya rekomendasikan,

Saya sendiri pertama kali mengenal plugin Yoast dari teman saya yang lebih pertama belajar mengenai dunia imers.

Teman saya memiliki tak kurang dari 10 website untuk mencari uang dari online.

Silahkan baca artikel daftar plugin wordpress terbaik untuk optimasi website Anda.

Baca juga Cara mencari uang di internet melalui blogger dan youtuber.

Back to topic,

Yoast terdiri dari 8 jenis setting, yaitu :

  • Setting secara general.
  • Setting titles and metas
  • Setting social
  • Setting XML sitemap
  • Advanced
  • Tools
  • Search console

Yang akan kita bahas satu persatu pada artikel kali ini.

1. Setting General

Gambar

Yang paling penting dari tab ini adalah webmaster tools, supaya website Anda dapat lebih cepat terindex oleh search engine.

Anda tinggal click nama webmaster tools yang tertera disamping kiri kolom input untuk menuju webmaster yang diperlukan.

Yang terpenting adalah Google dan Bing webmaster tools.
Jika Anda sedang merencanakan untuk mendaftarkan website Ande ke google adsense, ada baiknya untuk tidak menggunakan Alexa sampai diterima oleh google adsense.
Untuk Yandex hanya optional.

Pada tab general ini tidak ada yang spesial, hanya berisi introduction tour sebagai pengenalan cara kerja Yoast.

Latest change yang berisi log setting Yoast. Dan restore default jika Anda merasa settingan Anda ada yang kurang dan tidak tahu bagaimana untuk memperbaikinya.

2. Titles and Metas

[tie_list type=”checklist”]
  • Homepage[/tie_list]
Gambar

Title Template : Berfungsi bagaimana judul website tampil di hasil pencarian search engine.
Meta description template : Berfungsi sebagai penjelasan website tampil si pencarian search engine.

[tie_list type=”checklist”]
  • Post Type[/tie_list]
Gambar

Secara default tab ini berisi Post, Page, dan Media.

Tab ini berfungsi bagaimana search engine menerima pengaturan yang Anda setting pada Post, Page, dan Media.

[tie_list type=”checklist”]
  • Taxonomies[/tie_list]
Gambar

Mungkin banyak yang bertanya kenapa saya lebih memilih untuk menggunakan noindex, follow pada semua taxonomies.

Adalah karena semenjak google meluncurkan fitur google panda, search engine hanya menampilkan hasil yang berkualitas.

Tentunya categories, tags, dan format tidak perlu ditampilkan karena tidak berpengaruh positif bagi search engine.

Tapi, jika Anda lebih memilih untuk menggunakannya silahkan Anda tdak memilih untuk menggunakan noindex, follow seperti yang saya lakukan diatas.

[tie_list type=”checklist”]
  • Archives[/tie_list]
Gambar

Di tab ini Anda bisa memilih apakah menggunakan index untuk author dan archive/arsip berdasarkan tanggal.

Saya menyarankan Anda memilih untuk noindex follow dan biarkan semuanya secara default.

[tie_list type=”checklist”]
  • Other[/tie_list]
Gambar

Tab terakhir dari Titles and Metas.

Saya menyarankan untuk memilih noindex bagi subpages, dan biarkan meta keyword tag tidak tercentang karena google sudah mengumumkan tidak lagi memperdulikan mengenai meta keyword tag.

3. Social

Gambar

Di versi Yoast yang terbaru, Mereka telah menambahkan fitur open graph untuk sosial media.

Dan sangat membantu ketika ada orang yang mencari nama (website/produk) Anda, dan akan memunculkan sosial media yang Anda atur.

Saya sarankan untuk melakukan optimasi dari fitur social ini pada tab facebook, Karena memang facebook mempunyai pengaturan yang lebih komplek dalam penggunaan open graph.

Silahkan menuju artikel Optimasi Open graph Facebook untuk memperlajari lebih lanjut.

4. XML Sitemap

Gambar

Jika Anda memilih untuk menggunakan Yoast sebagai sitemap generator, Anda tinggal mencentang pilihan diatas.

Kemudian klik XML sitemap untuk mengetahui link sitemap Anda.

Dan kemudian submit sitemap Anda ke google webmaster.

Silahkan menuju artikel menggunakan google webmaster secara efektif untuk memaksimalkan sitemap Anda.

5. Advanced

[tie_list type=”checklist”]
  • Breadcrumb[/tie_list]
Gambar

Breadcrumb sangat berguna untuk membantu search engine mengenali struktur website Anda.

Maximalkan penggunaan breadcrumb untuk memudahkan navigasi bagi pengunjung.

Note : Breadcrumb juga berpengaruh ika Anda hendak mendaftarkan website Anda ke google adsense

[tie_list type=”checklist”]
  • Permalinks[/tie_list]
Gambar

Jika membaca mengenai permalinks ini mengingatkan saya saat pertama kali menjadi blogger.

Semalaman memikirkan bagaimana memilih permalinks yang baik untuk SEO.

Setelah itu akhirnya saya memutuskan untuk membuat type permalink yang simple dan mudah diingat oleh pengunjung.

Setelah Anda mengatur Permalinks, Segera cek nilai struktur website Anda di Google Rich Snippet Testing Tools.

[tie_list type=”checklist”]
  • RSS[/tie_list]
Gambar

Pada tab ini, berfungsi pada footer RSS Anda.

Jika Anda menggunakan fitur ini, Maka pada setiap artikel di RSS akan terdapat link yang menuju ke artikel di website Anda.

6. Tools

[tie_list type=”checklist”]
  • Bulk Editor[/tie_list]

Pada tab tools ini sangat berguna jika Anda sudah mengetahui mengenai Webmaster tools.

Anda bisa langsung melihat status dari website Anda tanpa harus masuk google webmaster tools.

[tie_list type=”checklist”]
  • File Editor[/tie_list]

Anda bisa mengedit atau membuat robots.txt dan htaccess melalui panel ini.

Sangat berguna dan memudahkan kita dalam mensetting webmaster tools.

7. Search Console

Jika Anda malas untuk mengakses webmaster tools Anda bisa dengan mudah untuk mengaitkan website Anda ke google webmaster tools dengan sangat mudah dan sekali klik.

Footnote :

Basic Variable :

  1. %%date%% (Mengganti dengan tanggal dari post/page)
  2. %%title%% (Mengganti dengan judul dari post/page)
  3. %%parent_title%% (Mengganti dengan judul induk dari halaman)
  4. %%sitename%% (Nama Website)
  5. %%sitedesc%% (Tagline / Deskripsi Website)
  6. %%excerpt%% (Mengganti dengan kutipan post/page (Jika tidak ada akan di generate secara otomatis))
  7. %%excerpt_only%% (Mengganti dengan kutipan post/page)
  8. %%tag%% (Mengganti dengan tag/tags yang digunakan)
  9. %%category%% (Mengganti dengan kategori (Dipisah dengan koma apabila lebih dari 2))
  10. %%category_description%% (Mengganti dengan deskripsi kategori)
  11. %%tag_description%% (Mengganti dengan deskripsi tag)
  12. %%term_description%% (Mengganti dengan deskripsi istilah)
  13. %%term_title%% (Mengganti dengan nama istilah)
  14. %%searchphrase%% (Mengganti dengan kata yang digunakan untuk pencarian)
  15. %%sep%% (Pemisah yang digunakan oleh wp_title() tag template Anda)

 

Advance variable :

  1. %%pt_single%% (Mengganti dengan single label dari post/page)
  2. %%pt_plural%% (Mengganti dengan label lebih dari satu dari post/page)
  3. %%modified%% (Mengganti waktu terakhir melakukan updae post/page)
  4. %%id%% (Mengganti dengan post/page id)
  5. %%name%% (Mengganti dengan niche name author yang posting)
  6. %%user_description%% (Mengganti dengan biografi author)
  7. %%userid%% (Mengganti dengan nomor id author)
  8. %%currenttime%% (Mengganti dengan waktu saat ini)
  9. %%currentdate%% (Mengganti dengan tanggal saat ini)
  10. %%currentday%% (Mengganti dengan hari saat ini)
  11. %%currentmonth%% (Mengganti dengan bulan saat ini)
  12. %%currentyear%% (Mengganti dengan tahun saat ini)
  13. %%page%% (Mengganti dengan nomor halaman saat ini (dengan context ex : 1 dari 4 halaman))
  14. %%pagetotal%% (Mengganti dengan jumlah halaman saat ini)
  15. %%pagenumber%% (Mengganti dengan nomor saat ini)
  16. %%caption%% (Caption yang terlampir)
  17. %%focuskw%% (Mengganti dengan halaman keyword posting)
  18. %%term404%% (Mengganti dengan slug yang menyebabkan 404)
  19. %%cf_<custom-field-name>%% (Mengganti dengan kostum field posting)
  20. %%ct_<custom-tax-name>%% (Mengganti dengan taxonomy dari posting (dipisah dengan koma))
  21. %%ct_desc_<custom-tax-name>%% (Mengganti dengan deskripsi taxonomy dari posting)
[divider style=”double” top=”5″ bottom=”5″]

Sekian artikel mengenai Cara Setting SEO Website kali ini, Semoga bisa memberi inspirasi kepada Anda.
Terima Kasih, Silahkan Share Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top