Lifestyle

Cara Mempengaruhi Pembeli Untuk Membeli Produk Kita

Cara Mempengaruhi Pembeli Untuk Membeli Produk Kita

Pernahkah anda mengalami suatu perasaan saat anda pergi belanja untuk membeli sesuatu yang sudah terdapat di list belanja.
Tapi akhirnya anda justru membeli barang diluar list.

Jika iya, berarti anda telah terpengaruh oleh teknik marketing yang disebut “Cara Mempengaruhi Pembeli Untuk Membeli Produk Kita” yang bertujuan agar mereka mau membeli produk kita.

silahkan baca teknik marketing ini untuk lebih memahami isi artikel kali ini

Baiklah, tidak perlu panjang lebar untuk memberikan pendahuluan, berikut 6 Cara Untuk Mempengaruhi Pembeli Untuk Membeli Produk Kita :

1. Timbal Balik

Merasa memiliki kewajiban untuk memberikan timbal balik kepada orang lain adalah sifat yang harus anda miliki sebagai marketing.

Penelitian menyimpulkan :

  • Jika seorang pelayan memberikan permen kepada pengunjung, tips yang mereka peroleh naik sebesar 3%.
    Saat memberikan 2 permen, tips naik sebesar 14%.
  • Tapi, jika pelayan hanya memberikan 1  permen, tapi kemudian berbalik setelah berjalan pergi untuk memberikan permen tambahan, tips meningkat sebesar 23%.
  • Cara kita untuk memberikan timbal balik kepada calon pembeli juga mempengaruhi respon dari konsumen kita
Tips

2. Kelangkaan

Semua orang yang mengedepankan gaya hidup, selalu menginginkan sesuatu yang langka.

Atau setidaknya jarang dimiliki oleh orang lain.

Saat perusahaan penerbangan British Airways mengumumkan bahwa mereka akan mengurangi jumlah penerbangan dari London menuju New York menjadi satu kali dalam sehari, penjualan di minggu berikutnya mengalami pelonjakan!

Pada dasarnya, hal ini tidak merubah nilai produk yang anda jual.

Hanya saja sebagai peringatan terhadap target pembeli bahwa produk yang anda jual adalah terbatas,

Yang berakibat orang akan berfikir bahwa jika tidak memiliknya sekarang akan terlambat

Tips

3. Kekuasaan

Pada dasarnya, setiap orang akan lebih percaya dan tertarik kepada sesuatu yang bernilai tinggi.

Sebagai contoh ketika anda sedang berencana membeli rumah. tentunya anda akan lebih percaya akan saran yang anda dapat dari seorang tukang daripada seorang manager perusahaan.

[Tweet “barang biasa yang tempatnya tepat lebih bermanfaat daripada barang mewah yang tidak pada tempatnya.”]
Tips

4. Konsisten & Komitmen

Menjadi seorang penjual produk, Konsisten adalah sikap wajib yang harus anda miliki.

Suatu ketika, terdapat perumahan yang beberapa rumahnya memberikan palang info keselamatan mengemudi.

Di jalan berikutnya, terdapat lebih banyak lagi rumah yang melakukannya.

Kenapa? karena beberapa hari yang lalu ada sebuah perusahaan yang mengirimkan surat kepada 4 orang diatas untuk melakukannya.

Iya, 4 orang diatas adalah mereka yang pertama kali menyetujui dan berkomitmen untuk membantu.

[Tweet “1 orang yang konsisten dan komitmen lebih bermanfaat daripada 100 orang yang apatis.”]

Anda bisa meniru cara promosi seperti diatas untuk mengembangkan usaha anda, mulailah dari karyawan atau keluarga anda.

Tips

5. Faktor Kesukaan

Mungkin faktor yang paling sulit bagi para penjual produk.

Silahkan membaca artikel Upgrade Diri dan Personal Branding berikut untuk memudahkan anda.

Sudah sifat alami manusia bahwa kita akan lebih mudah untuk affirmative, atau setuju kepada seseorang yang kita sukai.

Pada penelitian Social Agreement.
Meneliti 2 kelompok, Masing masing adalah sekelompok lulusan kuliah.

Sang peneliti langsung menyampaikan idiologi yang dibawanya (waktu adalah uang) , dan menghasilkan 55% kelompok tersebut menyetujuinya.

Pada kelompok berikutnya, sebelum peneliti menyampaikan idiologi diatas.

peneliti tersebut menyajikan berbagai bahasan untuk menarik minat para pengunjung. untuk lebih mendekatkannya dengan para pengunjung.

Hasilnya sungguh menakjubkan, 90% orang pada kelompok ini menyetujui idiologi peneliti tersebut.

Tips

6. Konsensus (Persetujuan Umum)

Sebagian orang, bahkan bisa dibilang banyak.
Mengambil keputusan berdasarkan mayoritas polling atau argumen yang beredar.

Kebanyakan hotel menaruh banner atau note didalam kamar untuk penggunaan handuk secara ulang dengan penyampaian fakta dan ajakan, semisal :

75% pengguna hotel kami menyetujui untuk penggunaan handuk secara bergantian, bagaimana dengan anda?

Bagaimana jika kita menghemat penggunaan handuk dengan cara penggunaan berkala (bergantian).Hasilnya adalah kita dapat menjaga lingkungan kita lebih sehat, dsb.

Tips

Sekian 6 Cara Mempengaruhi Pembeli Untuk Membeli Produk Kita, atau setidaknya menyetujui anda.

Semoga bermanfaat.
Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya, yang tentunya bermanfaat bagi dunia bisnis anda.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top