Lifestyle

Pertolongan Pada Anak Yang Trauma Karena Terjatuh.

Pertolongan Pada Anak yang Trauma Karena Terjatuh.

Jatuh atau trauma sering terjadi pada bayi yang mulai bisa tengkurap, duduk, atau berdiri.

Pada tahap perkembangan ini, anak perlu pengawasan ekstra karena ia mulai aktif sehingga ancaman terjatuh atau trauma sangat munkin terjadi.

[box type=”warning” align=”aligncenter” class=”” width=”100%”] Sebelum melanjutkan, diharapkan Anda membaca artikel kesehatan hingga selesai karena info yang didapat secara setengah-setengah hanya akan membuat Anda salah paham dan tidak mengerti permasalahan serta penanggulangan yang tepat terhadap suatu penyakit.
[/box]

Pertolongan Pada Anak Yang Trauma Karena Terjatuh.

Ketika anak jatuh, segera periksa anak, apakah ada luka atau hematom (memar) pada kepala atau perut. Jika ada luka besar atau robek dan berdarah, anak muntah, memar di perut yang makin bertambah besar, segera bawa ke rumah sakit untuk penanganan segera.

Jika tidak ada luka dan tidak terjadi muntah, atau hanya memar di kepala, tidak perlu di bawa ke rumah sakit.

Memar lambat laun akan menghilang karena diserap oleh tubuh.

Namun, hematom akan lebih cepat hilang jika kita mengolesinya dengan thrombophop gel, atau secara tradisional dengan beras dan kencur yang ditumbuk dan dioleskan pada daerah memar.

Jika anak rewel karena nyeri pada hematom, berilah obat anti nyeri atas resep dokter.

Hematom terjadi karena adanya benturan keras yang mengenai pembuluh darah hingga pembuluh darah pecah dan darah keluar dari pembuluh darah.

Baca juga artikel kesehatan lainnya :
1. Fimosis, Penyakit yang membuat nyeri saluran pembuangan
2. Cegah Asma pada anak dengan 6 cara berikut
3. Hindarkan buah hati dari alergi dengan 5 cara mudah ini

Hematom ini tidak mengkhawatirkan, kecuali jika anak terjatuh dan terbentur di bagian kepala. Benturan pada bagian kepala perlu diwaspadai karena ada bagian yang penting di kepala, yaitu otak.

Jika setelah jatuh anak mengalami muntah muntah, segera bawa ke dokter karena hal ini merupakan salah satu tanda adanya benturan otak atau mungkin pendarahan otak.

Kalau pun setelah anak jatuh tidak diikuti dengan muntah, tindakan observasi atau pengawasan 2 x 24 jam, apakah perut anak bertambah besar dan kembung;

Jika gejala-gejala tersebut muncul, segera bawa ke rumah sakit untuk diperiksa dengan USG (ultrasonografi) guna memeriksa organ dalam rongga perut, apakah ada trauma, rupture (robek), atau perdarahan rongga perut sehingga dokter dapat segera melakukan tindakan yang tepat, seperti operasi atau transfusi darah.

[Tweet ““Jika anak jatuh dengan kepala terbentur, segera periksa apakah ada Hematom (memar)””]

Nah, untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi pada anak, sebaiknya jauhkan anak-anak dari benda-benda tajam dan barang pecah belah.

Kita juga harus mengawasi lingkungan di sekitar anak, misalnya dengan tidak membiarkan kakak atau anak tetangga yang masih kecil atau belum dewasa menggendong anak Anda untuk menghindari jatuh atau trauma.

Sekian artikel Kesehatan mengenai Pertolongan Pada Anak Yang Trauma Karena Terjatuh kali ini, Semoga bisa memberi manfaat kepada Anda, Terima Kasih.
Jangan lupa Like Fanspage kami dan Share Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top