Kesehatan

Pertolongan Pertama Jika Anak Kemasukan Benda Berbahaya

internet provider alternatif indie home

Pertolongan Pertama Jika Anak Kemasukan Benda Berbahaya

Dengan bertambahnya usia, kepandaian anak makin berkembang baik fisik maupun motorik. Pertumbuhan gigi yang telah sempurna pada umur 2 tahun, ditambah rasa ingin tahu yang besar, mendorong anak untuk mencoba mengembangkan kemampuannya.

Benda-benda di sekeliling anak akan diraih dan dimasukkan ke dalam mulut untuk digigit.

Oleh karena itu, orang tua harus selalu berhati-hati dan mengawasi anak saat bermain dengan benda-benda kecil di sekelilingnya, seperti biji buah-buahan, kelereng, uang logal, dan manik-manik.

Jika perlu, jauhkan benda-benda tersebut dari jangkauan anak-anak karena bisa jadi benda-benda itu dimasukkan juga ke dalam hidung, mata, atau telinga. Pastinya berbahaya!.

Sebelum melanjutkan, diharapkan Anda membaca artikel kesehatan hingga selesai karena info yang didapat secara setengah-setengah hanya akan membuat Anda salah paham dan tidak mengerti permasalahan serta penanggulangan yang tepat terhadap suatu penyakit.

Berikut Pertolongan Pertama Jika Anak Kemasukan Benda Berbahaya seperti benda-benda kecil yang masuk ke dalam hidung, mata, atau telinga.

  1. Benda kecil masuk ke hidung
    Kita mungkin sering mendengar cerita tentang anak yang hidungnya kemasukan biji-bijian atau manik-manik.
    Benda yang masuk ke dalam hidung akan menyebabkan kesulitan untuk bernapas. Walaupun anak masih dapat bernapas dengan mulut, keadaan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat menimbulkan infeksi.Ada suatu kisah, seorang anak menderita sinusitis (Radang pada rongga hidung) cukup lama.
    Sering pilek dan diobati, tetapi tidak sembuh.Akhirnya dilakukanlah CT-Scan THT dan ketahuan ada massa di sinusnya. Akhirnya dilakukan tindakan operasi. Massa itu diangkat dan diperiksa.Dugaan awal adanya tumor ternyata keliru. Massa yang terlihat itu adalah manik-manik yang sudah terbungkus selaput. Waktu masuknya manik-manik itu diduga terjadi beberapa bulan sebelumnya dan pasien tidak menyadari.

    “CT-Scan adalah alat penunjang diagnosa yang mempunyai aplikasi universal untuk pemeriksaan seluruh organ tubuh”

    Pada anak yang lebih besar dan kooperatif, kejadian masuknya benda asing ke dalam hidung tentunya dapat diatasi segera karena ia sudah dapat menghembuskan udara dengan kuat melalui salah satu lubang hidungnya yang tersumbat.

    Namun, jika dengan cara ini ternyata benda tersebut tidak dapat keluar, segeralah bawa anak ke dokter THT atau rumah sakit terdekat.

  2. Benda kecil masuk ke Mata
    Teman saya pernah bercerita, saat rumahnya sedang direnovasi, anak-anaknya senang bermain pasir yang menggunung di depan rumah.Suatu saat, tiba-tiba terdengar tangis keras dari salah satu anaknya. Rupanya, mata si anak kemasukan butiran pasir.Teman saya tentu saja panik dan mencoba untuk membersihkannya dengan cara menetesi dan menyiram mata anak tersebut dengan air bersih. Namun tindakan ini tidak berhasil. Lalu, dia mengupayakan tindakan lain dan tetap tidak berhasil.Sebenarnya tindakan apa yang efektif untuk mengatasi kejadian ini pada anak?

    Jika benda asing masuk ke mata adalah debu atau pasir, biasanya akan keluar bersama air mata. Mintalah anak berkedip-kedip maka debu pasir akan menepi ke ujung mata dan dapat keluar bersama air mata.

    Jika tidak bisa keluar dengan sendirinya, ambilah debu atau pasir tersebut dengan ujung sapu tangan yang bersih.

    Jika benda asing itu berada di balik kelopak mata atau dapat dikeluarkan dengan cara menyuruh anak melihat kebawah, lalu tarik bagian atas kelopak mata, kemudian letakkan gagang korek api diatasnya secara melintang dan lipat kelopak mata ke belakang, benda asing akan terlihat.

    Angkatlah dengan ujung sapu tangan yang bersih. Jika belum berhasil tutuplah mata anak dengan sapu tangan bersih, balut dan segera bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat.

    Jika benda asing yang masuk ke dalam mata anak adalah benda tajam yang melekat atau menusuk bola mata, jangan sekali-kali mencoba untuk mengeluarkannya sendiri, agar tidak terinfeksi dan bertambah parah.

    Tutup mata dengan sapu tangan bersih, balut dengan perban, lalu bawa anak ke klinik atau rumah sakit terdekat.

  3. Benda kecil masuk ke telinga
    Jika Anak yang sering mengorek-ngorek telinganya kadang mengeluh gatal. Saat dia tidur silahkan ibu cek dengan senter pada lubang telinganya.Pertolongan Pertama Jika Anak Kemasukan Benda Berbahaya pada telinga Apabila terdapat kotoran, usahakan mengambilnya dengan cotton bud atau capit. Namun jika tidak bisa mengambilnya, segera merujuk ke dokter THT.Jangan coba-coba menetesi telinga dengan air, karena selain air tersebut kotor, air dapat menyebabkan infeksi dan membuat anak menjadi semakin tidak nyaman.

    Air tersebut juga bisa menyebabkan benda asing di dalam telinga memuai atau bertambah besar, sehingga makin menyulitkan untuk diambil.

“Waspadai jika seorang anak bermain uang logam atau benda kecil lainnya ke dalam mulut”

Sekian artikel yang membahas tentang Pertolongan Pertama Jika Anak Kemasukan Benda Berbahaya.

Semoga dapat bermanfaat bagi bunda, Jangan lupa tinggalkan komentar untuk berbagi pengalaman.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
1
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

To Top