Technology

[SOLVED] Cara Mengatasi Komputer Yang Lemot

mengatasi komputer yang lemot

Cara Mengatasi Komputer Yang Lemot,-

Jika membicarakan soal komputer, banyak sekali yang sebenarnya tidak kita ketahui.

Walaupun pada dasarnya, komponen komputer hanya ada 2, yaitu software dan hardware.

Jadi, Jika Anda tidak paham mengenai komputer sama sekali. Yang perlu diingat adalah atasi software terlebih dahulu, baru menuju hardware.

Biar tidak memakan waktu mari kita bahas bagaimana cara mengatasi komputer yang lemot.

1. Booting Windows Yang Lama

Biasanya setelah kita menginstal windows beserta semua aplikasinya, baik microsoft office, corel, adobe, dan sebagainya. Beberapa diantaranya mempunyai background aplikasi yang langsung berjalan ketika komputer pertama kali dinyalakan.

[tie_list type=”checklist”]
  • Cek Startup Aplikasi yang berjalan
    Cara memperbaikinya cukup sederhana, yaitu kita mematikan startup aplikasi tersebut :
    Windows XP dan Windows 7 :
    1. Ketik tombol Windows+R (Run)
    2. Ketik “msconfig” dan tekan enter
    3. Kemudian masuk ke tab startup
    4. Disabled aplikasi yang tidak perlu.
    Windows 8 dan Windows 10 :
    1. Klik kanan pada taskbar bawah
    2. Kemudian Pilih Task Manager
    3. Pilih tab Startup
    4. Disabled aplikasi yang tidak perlu

    Contoh Gambar Disable Aplikasi Yang Beralan
[/tie_list] [tie_list type=”checklist”]
  • Percepat Booting Windows
    Untuk Cara yang satu ini, tidaklah susah dan pasti semua bisa melakukannya. Caranya adalah :
    Untuk Semua Windows :
    1. Ketik tombol Windows+R (Run)
    2. Ketik “msconfig” dan tekan enter
    3. Kemudian masuk ke tab boot
    4. Ganti nomer timeout menjadi 3s
    5. Masuk ke tab Advanced Option dan centang max number of processor dan max number of memory.
    Contoh Gambar Mempercepat Booting Windows
[/tie_list] [divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

2. Cara Mengatasi Komputer yang Lemot Menghapus Junk Files

Menghapus junk files dianjurkan untuk melakukannya secara berkala, Selain membantu mengosongkan Harddisk menghapus junk files juga dapat membantu kinerja Harddisk lebih ringan.

Ada 2 cara untuk melakukannya, yaitu menggunakan aplikasi, atau melalui tools dari bawaan windows.

[tie_list type=”checklist”]
  • Jika Anda memilih untuk menggunakan Aplikasi
    Anda tinggal mendownloadnya langsung dari internet.
  • Jika Anda memilih untuk melakukannya dengan tools bawaan windows, berikut caranya :
    1. Masuk ke windows eksplorer (shortcut : Windos + E)
    2. Kemudian klik kanan dan pilih properties pada harddisk yang mau dibersihkan
    3. Dan pilih Disk CleanUp
    4. Pada Windows XP dan &, Disk CleanUp berada di tab tools
[/tie_list] [divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

3. Defragment Harddisk

Defrag harddisk mempunyai fungsi untuk menata ulang files files yang berada di harddisk tersebut.

Men-Defrag Harddisk Akan sangat membantu kinerja Harddisk apalagi jika Anda termasuk orang yang tidak gemar mengatur dan menata file dengan rapi.

Namun, Melakukan Defrag pada Harddisk membutuhkan kinerja yang tinggi pada Harddsik, sehingga disarankan untuk menutup semua aplikasi terlebih dahulu sebelum melakukan defrag.

Berikut Cara melakukan Defrag Harddisk :

  1. Masuk ke windows eksplorer (shortcut : Windos + E)
  2. Kemudian klik kanan dan pilih properties Harddisk yang akan di defrag
  3. Masuk ke tab tools
  4. Tekan tombol Optimize pada pilihan defrag drive

Note : Jangan terlalu sering melakukan defrag harddisk, karena membutuhkan kinerja ekstra bagi harddisk maka dapat berdampak pada umur harddisk.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

4. Cara Mengatasi Komputer Yang LemotMenghapus File Registry yang Sudah Tak Terpakai

File-file registry yang dimaksud adalah file sisa dari aplikasi yang sudah tak terpakai.

Biasanya terletak pada drive C, tempat dimana Anda menginstal program tersebut.

Sebenarnya, apa yang Anda lakukan pada poin ke-2 (menghapus junk files) adalah termasuk juga menghapus registry pada system komputer Anda.

Hanya saja seringkali tidak melakukannya secara tuntas karena file registry tersebut masih dianggap  penting.

Untuk menghapus file registry Anda bisa menggunakan aplikasi pihak kedua, semacam CC Cleaner, Advance windows care, TuneUp Utilities, dan sebagainya.

Tools-tools diatas sudah mencakup semua fitur untuk membersihkan dan merawat harddisk Anda.

Untuk mendownload file-file gratisan, Anda bisa menuju ke website filehippo.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

5. Menghapus Virus, Malware, dan Adware.

[tie_list type=”checklist”]
  • Apa itu Virus?
    Virus adalah program jahat yang dapat merusak sistem bahkan hardware dari perangkat kita dengan menyisipkan code-code yang terlarang sehingga membuat kinerja hardware kita menjadi overload.
  • Apa itu Malware?
    Malware adalah program jahat yang menyusup ke komputer atau laptop Anda melalui spam/phising baik dari online maupun offline. Malware dapat berdampak buruk pada privasi Anda karena program tersebut dapat mengirimkan data pribadi Anda ke pemilik Malware tersebut.
  • Apa itu Adware?
    Adware adalah suatu aplikasi yang menyusup ke komputer Anda, seringkali melalui plugin atau addon browser Anda yang akhirnya melakukan spam iklan pada komputer Anda.
[/tie_list]

Akhir-akhir ini, komputer lebih rentan terhadap serangan Adware daripada malware ataupun virus.

Saya sendiri lebih sering menangani komputer atau laptop yang lemot karena banyak iklan-iklan bertebaran di browser maupun komputer rekan rekan saya.

Untuk mengatasi Virus dan malware cukup mudah, Anda hanya perlu menginstal Anti Virus dan melakukan scan secara menyeluruh kepada komputer Anda.

Saya pribadi lebih memilih Anti virus bawaan dari windows, yaitu microsoft security essential.

Selain ringan, MSE juga sudah mampu untuk melindungi komputer kita dari serangan virus dan malware.

Jika Anda mengunakan windows 8 atau diatasnya, Anda tidak perlu lagi menginstal MSE karena sudah termasuk aplikasi bawaan windows, yang diberi nama Windows Defender.

Sedangkan untuk menangani Adware, Tergantung dari jenis dan separah apa adware yang menjangkiti komputer Anda menentukan tindakan yang harus dilakukan.

Silahkan menuju artikel Cara Menghapus Adware Pada Komputer untuk mendapatkan info yang lebih jelas dan akurat.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

6. Menyesuaikan Visual Windows Kita

Perkembangan teknologi khususnya komputer/laptop di Indonesia tergolong lambat.

Sedangkan perkembangan software / Sistem operasi begitu cepat, sehingga banyak masyarakat Indonesia yang memiliki hardware komputer minim tapi ingin menggunakan software canggih atau dengan visual yang bagus.

Padahal hal tersebut justru berdampak buruk bagi kinerja dan umur hardware kita, Ada baiknya kita menyesuaikan software dengan hardware kita.

Untuk melakukan penyesuaian tampilan visual windows kita, Bisa melalu icara berikut :

  1. Klik kanan pada dekstop
  2. Pilih Properties / Personalize
  3. Dan setting sesuai kemampuan hardware kita.

Pro Tips :
Jika dirasa komputer kita berat, Lebih baik matikan fitur-fitur yang tidak penting (seperti windows peek view), Widget sidebar, transparant toolbar, dan sebagainya.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

7. Overheat

Kasus overheat ini, lebih serang menjangkit laptop daripada komputer.

Walaupun ada beberapa kasus overheat pada komputer juga, Apalagi jika komputer Anda berjenis AMD yang memang terkenal lebih cepat panas.

Untuk mengetahui apakah komputer/Laptop kita mengalami overheat, ada 2 cara :

[tie_list type=”checklist”]
  • Melalui Bios
    Anda bisa melakukan cek suhu pada bios Anda sebelum masuk pada windows saat melakukan booting.
    Jika suhu komputer/laptop Anda hanya kisaran 45% berarti masih aman.
  • Melalui Software
    Cara ini lebih mudah untuk dilakukan karena memang kita tidak perlu masuk ke bios komputer kita.
    Cukup instal aplikasi (Biasanya saya menggunakan speccy) dan lihat suhu pada processor komputer Anda.
[/tie_list]

Cara memperbaikinya :

Untuk memperbaiki komputer yang overheat, mau tidak mau kita harus membuka komputer atau laptop kita.

Anda harus membuka dan membersihkan debu-debu yang berada di sekitar processor maupun ventilasi udara komputer/laptop Anda.

Pro Tips :
Jika dirasa pasta pendingin processor Anda sudah kering, Ada baiknya menggantinya segera supaya tidak lengket pada heatsink processor.

Sesuaikan pasta yang Anda gunakan, Pasta untuk laptop dan komputer mempunyai kadar cairan yang berbeda.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

8. Uninstall Program dan addon/plugin yang Tidak Perlu

Jika Anda sering terkoneksi internet, Biasanya banyak spam spam yang melakukan instalasi program atau addon tanpa Anda sadari.

Akhirnya memaksa kita untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh apabila terdapat kejanggalan pada sistem atau browser kita.

Beberapa tahapan untuk melakukan cek program dan addon sebagai berikut :

[tie_list type=”checklist”]
  • Cek program yang Terinstal
    1. Masuk ke control panel
    2. Pilih tab Program
    3. Uninstal program-program yang tidak diperlukan
[tie_list]

Pro tips :
Untuk memastikan apakah program tersebut Anda butuhkan atau tidak Anda bisa cek/sortir berdasarkan tanggal instalasi program tersebut. Kemudian ingat lagi kapan terakhir Anda menginstal aplikasi.
Hapus semua aplikasi berjenis toolbar.
Jika terdapat aplikasi yang tidak memiliki publisher, cek kembali kebutuhan Anda akan aplikasi tersebut.

[tie_list type=”checklist”]
  • Cek addon browser yang Terinstal
    1. Masuk ke setting
    2. Pilih tab addon
    3. Cek pada tab plugin dan extension
    4. Pilih aplikasi yang tidak Anda butuhkan

Pro Tips:
Untuk mengetahui mana addon yang asli dan tiruan Anda bisa melakukan search pada google.
Search satu persatu apakah memang aplikasi tersebut benar dari publiser yang terpercaya atau tiruan.
Karena tidak jarang adware yang menyamar dengan menyisipkan extension dengan nama produk terkenal.

[tie_list] [divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

9. Kerusakan pada hardware (Harddisk, RAM, Processor)

Ada 3 komponen yang dapat membuat komputer Anda menjadi lemot, yaitu kerusakan pada Harddisk, Processor, atau RAM yang lebih kita kenal sebagai memory.

Silahkan baca : Cara cek kerusakan pada komponen komputer.

Walaupun kerusakan pada RAM dan processor kemungkinannya sangat kecil, Dan Harddisk memiliki presentase kerusakan paling sering.

Untuk mengetahui kerusakan pada Harddisk, Anda bisa menggunakan aplikasi yang bernama HDD Regenerator.

Aplikasi tersebut selain mudah digunakan dapat juga mentehaui jenis kerusakan bad sector harddisk dan dapat juga memperbaiki bad sector harddisk yang rusak.

Atau Jika Anda ingin mencoba mengecek dan memperbaiki melalui Windows, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut :

  1. Aktifkan cek disk dengan mengetik “CHKDSK” pada command prom (Windows + r)
  2. Setelah proses selesai, Anda bisa menuju properties HDD
  3. Masuk windows explorer dan klik kanan HDD dan pilih properties.
  4. Pilih tab tools dan pilih error checking dan ikuti step selanjutnya

Walaupun prosentase keberhasilan menggunakan cara diatas tergolon rendah, Anda mungkin bisa mencobanya terlebih dahulu.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

10. Aplikasi Yang Tidak Support

Ada 2 jenis aplikasi yang tidak supprot yaitu tidak support dari segi hardware dan dari segi software.

Jika aplikasi yang tidak support dari segi software masih bisa ditoleransi untuk digunakan dengan sedikit memodifikasinya.

Tapi jika aplikasi yang tidak support adalah dari segi hardware, maka jangan memaksakan untuk menginstallnya.

Selain dapat membuat komputer lemot, dapat juga mempercepat kerusakan hardware.

Bagaimana mengetahui bahwa komputer kita support aplikasi tersebut?

Cek apakah komputer Anda support atau setidaknya mampu menjalankan alplikasi tersebut dengan lancar di website Systemrequirementslab.com.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

11. Disk Usage 100% Pada Windows 8

Permasalahan ini pertama kali muncul saat microsoft merilis windows 8.

Yaitu komputer tiba-tiba lemot walaupun kita tidak menggunakannya.

Cara untuk mengetahui jika windows 8 kita error disk usage 100% adalah dengan melihat pada task manager.

Jika penggunaan disk mencapai 100% berarti Anda harus segera menanganinya.

Silahkan menuju link berikut yang membahas khusus mengenai cara menangani disk usage 100% pada windows 7-8-10_.

[divider style=”double” top=”10″ bottom=”10″]

Dan terakhir, Cara Mengatasi Komputer Yang Lemot adalah dengan melakukan upgrade hardware, karena memang perkembangan teknologi begitu cepat.

12. Upgrade Hardware

Jika setelah melakukan semua cara diatas dan ternyata memang masih terasa lemot  berarti memang sudah saatnya Anda untuk mengganti atau upgrade komponen komputer Anda dengan spec yang lebih tinggi.

Beberapa yang bisa Anda upgrade adalah :

  1. Upgrade processor Anda sesuai dengan kapasitas maksimal motherboard Anda.
  2. Atau jika Anda ingin mengganti motherboard dengan keluaran terbaru untuk lebih support dengan komponen terbaru juga.
  3. Upgrade RAM (memory) Anda dengan yang lebih tinggi jika terdapat 2 slot RAM, lebih baik Anda manfaatkan semuanya untuk mengaktifkan dual channel sehingga mampu lebih cepat menangani pertukaran data.
  4. HDD, jika bad sector yang dialami HDD Anda sudah tidak dapat terselamatkan. Ada baiknya untuk segera menggantinya dengan yang baru.
    Jika Anda mempunyai laptop ada baiknya untuk menggantinya dengan SSD (Solid state disk) yang tahan dari benturan.

Hardware yang sudah berumur tetap bisa digunakan, tapi dengan kinerja yang kurang optimal.

Akan lebih baik segera mengganti hardware tersebut jika memang sudah timbul beberapa permasaahan secara kontinyu, supaya tidak merusak komponen lainnya

[divider style=”double” top=”5″ bottom=”5″] Sekian artikel yang membahas mengenai cara mengatasi komputer yang lemot kali ini, Semoga bisa membantu dan memberi inspirasi kepada Anda.
Terima Kasih, Silahkan Share Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
1
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top