Tak Perlu Minder Karena Tidak Bisa Kuliah, Karena Sukses Bukan Soal Gelar Pendidikan


Tidak bisa kuliah (Gambar diambil dari youtube.com)
thumbnail-caption

Masih ingat pada akhir tahun 2015 kemarin hingga saat ini sedang gempar seorang laki-laki lulusan SD tapi mampu membuat sebuah televisi?

Berikut sebuah kisah sederhana yang mungkin bisa Anda jadikan motivasi terlebih jika kamu tidak bisa kuliah…

Ada seorang janda beranak tiga yang mempunyai jaringan toko roti yang besar. Dia ingin anak anaknya membesarkan lagi usahanya tersebut, dengan cara menyekolahkan anak-anaknya di perguruan tinggi yang ternama dan terbaik.

Masing masing anaknya di kuliahkan di jurusan yang berbeda beda yang nantinya bisa menopang usaha roti miliknya itu.

Mulai dari keuangan, bisnis, hingga teknologi industri makanan. Tetapi ketika ibunya sudah menyerahkan perusahaannya kepada ketiga anaknya, jaringan toko roti tersebut malah mati.

Mengapa ini bisa terjadi ?

Di masing masing perguruan tinggi tempat anaknya menuntut ilmu tersebut sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya tidak mengajarkan hal hal yang mengajarkan tentang bagaimana toko ibunya bisa menjadi lebih besar daripada sebelumnya.

Lalu apakah gerangan yang dimiliki si ibu yang bisa membangun usaha dengan sukses yang tidak diajarkan diperguruan tinggi manapun?

KAMI MENYEBUTNYA 5K

Karakter

Sesuatu yang unik yang terbentuk di lapangan bersamaan dengan di implementasikannya visi, misi, strategi, operasionalisasi dan budaya yang digunakan si ibu untuk membangun toko rotinya.

Komitmen

Menyangkut harapan si ibu agar rotinya terjual habis dipasaran, komitmen bisa digunakan dalam menggunakan standar ukuran, rasa, ketersediaan, harga dan lain sebagainya.

Dengan begitu orang orang bisa yakin bahwa dengan membeli roti di ibu itu rasanya akan enak dan harganya murah.

Keyakinan

Sebelum ibu itu membuka usaha roti diayakin, yakin bahwa rotinya enak, yakin bahwa rotinya disukai banyak orang dan dia yakin rotinya harganya bisa dijangkau banyak orang.

Kepatutan

Ini bukan masalah benar atau salah tetapi patut atau tidak patut. Kepatutan adalah memberi sesuai kebutuhan dan meletakkan sesuatu pada tempatnya.

Dengan kepatutan inilah si ibu melayani pelanggannya, menentukan ukuran roti, harga, kemasan dan lainnya.

Keberanian

Ibu tersebut bermodalkan keberanian untuk memulai semua usahanya. Sekali melangkah untuk keberanian si ibu pun dengan yakinnya bahwa dia akan sukses lantaran ia optimis dan berani dengan segala sesuatunya.

Dimakanakah kita bisa belajar dan memperoleh 5K tersebut?

Yang jelas bukan dari perguruan tinggi, tetapi bukan berarti perguruan tinggi menjadi tidak perlu, hanya saja tidak cukup.

Demikian pula ilmu kehidupan perlu kita pelajari, tetapi ilmu saja tidak cukup.

Bagi kamu yang tidak kuliah tidak perlu minder, Karena kesuksesan itu selalu dibarengi dengan orang yang tekun.

Modal ilmu saja tidak cukup… jadi tak perlu minder jika kamu tidak bisa kuliah


Mungkin Kamu Juga Suka :

What's Your Reaction?

Cute Cute
0
Cute
Cuek Cuek
0
Cuek
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Angry Angry
0
Angry
Like Like
0
Like
Dislike Dislike
0
Dislike

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

log in

Become a part of our community!

Captcha!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Captcha!
Back to
log in
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Open List
Ranked List
Ranked List
Meme
Upload your own images to make custom memes
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format

Send this to a friend