Blogging

Tips Membuat Landing Page Lebih Berkesan

Tips Membuat Landing Page Lebih Berkesan

Tips Membuat Landing Page Lebih Berkesan,-

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel Tips Blogwalking yang pernah saya buat kemarin. Sekaligus menjawab pertanyaan dari agan Muchlis.

muchlis - pertanyaan mengenai landing page

muchlis – pertanyaan mengenai landing page

Apa itu Landing Page?
Landing page adalah sebuah halaman yang di desain sedemikian rupa dalam sebuah website untuk alamat yang dituju dari sebuah promosi.

Ingat, promosi bukan selalu iklan akan tetapi melakukan sharing di sosial media atau bahkan blogwalking pun juga termasuk promosi.

Tenang saja, Dalam artikel ini saya akan menyampaikan tidak hanya tips membuat landing page akan tetapi juga bagaimana cara kerja landing page jadi jangan sampai tidak membaca artikel ini sampai selesai.

Sedikit contoh yang biasa digunakan oleh orang untuk membuat landing page adalah :

1. Link dari iklan PPC (Pay per click) seperti iklan dari google adword.

2. Traffic dari banner sponsor

3. Traffic dari link promosi email

4. Traffic yang dikirim dari sidebar atau url blog post

Saya yakin pasti di website Anda semua ada paling tidak 1 diantara 4 contoh diatas, Oleh karena itu mempelajari landing page adalah salah satu “sunnah” untuk para blogger.

Kalau begtiu lanjutkan membaca artikel ini….

[divider style=”dotted” top=”5″ bottom=”5″]

10 Tips Membuat Landing Page Yang Baik

Ilustrasi Penerapan landing Page

Ilustrasi Penerapan landing Page

1. Title & Meta tag SEO Friendly

Well… tidak jauh jauh dari urusan SEO.

Buat landing page Anda se SEO Friendly mungkin, semaksimal mungkin supaya google juga menilai landing page Anda tersebut layak.

Terlebih lagi jika website Anda sudah menunjukkan sitelink.

Dengan memberikan judul & meta deskripsi yang menarik, tentunya akan dapat menarik minak “calon visitor”.

Apa itu SEO?

2. Contact

Percaya atau tidak, contact baik itu berjenis form atau email sering dilupakan oleh pemilik blog.

Pada hari ini, pagi ini saja saya sudah melewatkan 2 orang karena form kontak yang terdapat di website mereka tidak berfungsi dan ditambah dengan tidak mencantumkan email yang bisa dihubungi secara manual.

Terlebih jika Anda mempunyai website e-commerce, jangan sampai lupa untuk melengkapi data diri yang bisa dihubungi mulai dari urutan sebagai berikut :

  1. form kontak bisa dipasang di footer atau page contact us)
  2. Email, walaupun sudah menerapkan form kontak, tapi ada kalanya form tersebut error dan untuk menjaga supaya calon konsumen tersebut tidak lari, cantumkan email anda supaya bisa dihubungi secara manual
  3. Nomor HP, tidak kalah pentingnya nomor HP jangan sampai terlupa
  4. Sosial media, Cantumkan fanspage atau sosial media yang Anda gunakan
  5. Chat, bisa berupa YM, Whatsapp, BBM, LINE dan sebagainya
  6. Dan yang terakhir adalah alamat tempat tinggal Anda.
  7. (opsional) adalah nomor rekening, tapi tidak disarankan karena bisa disalah gunakan

3. Heading/Headline Yang Menarik

Dalam website heading adalah yang paling pertama terlihat (walaupun kadan tidak dibaca) oleh visitor website Anda.

Sedangkan untuk sebuah produk, Headline akan sangat berguna ketika melalukan promosi atau sponsor.

Pemilihan headline yang tepat dapat membuat visitor Anda langsung mengerti bagaimana produk atau website Anda.

4. Urgency

Apa maksud dari urgency ini?

Maksudnya adalah Anda membuat promo dengan batas waktu tertentu, Misalkan saja Anda memberikan diskon  jika melakukan pembelian di tanggal tertentu.

Buat calon pelanggan/visitor Anda menganggap bahwa itu adalah penting!

5. Gambar in Focus

Gambar in focus adalah gambar yang paling terlihat, Biasanya lebih dikenal dengan hero imgae atau jika berbentuk slide disebut hero slider.

Disebut dengan Hero karena memang gambar tersebut menjadi fokus utama dari konten Anda.

Optimasi image dengan baik supaya menarik perhatian.

6. Bullet point

Artikel atau tulisan yang panjang dan berbaris baris bikin pembaca bosan, Untuk mengakalinya Anda bisa menggunakan gambar atau bullet poin.

  • Bullet poin 1
  • Bullet poin 2
  • Bullet poin 3

Selain merapikan tulisan, bullet poin juga bisa menjadi eye catching untuk visitor.

7. To The Point

Jangan buat visitor Anda bingung dengan memberikan penjelasan ini itu jika ujungnya adalah pasti.

Misalkan Anda hendak memberikan download file pada visitor Anda, tujuannya sudah pasti untuk download file.

Akan tetapi entah dengan asalan apa, Anda memberikan link bertahap kepada visitor sehingga tidak langsung menuju file download tersebut.

8. Bangun Kepercayaan

Logikanya jika Anda hendak membeli suatu barang, Anda pasti harus percaya pada penjual dan info yang disampaikannya terlebih dahulu.

Sama seperti dengan membangun website, Buatlah sebuah artikel yang dapat meyakinkan visitor Anda untuk percaya bahwa Anda adalah orang yang kredibel.

Jika Anda hendak membuat website e-commerce jangan lupa terapkan testimonial konsumen.

Atau jika Anda sekedar mengelola website artikel biasa, Setidaknya gunakan sumber yang kredibel.

9. Sampaikan Kelebihan Anda

Setiap marketing, Apapun produk yang Anda jual jangan pernah lupa untuk menyampaikan kelebihan produk dan Anda sendiri.

Sampaikan apa saja kelebihan produk Anda dibanding yang lainnya.

Sampaikan apa saja kelebihan Anda (pelayanan) jika ada orang yang memeilih produk Anda.

10. Footer / Penutup

Tips membuat landing page yang terakhir adalah penerapan footer yang baik dan benar.

Seringkali, Orang melupakan penutup.

Padahal penutup yang berkesan akan dapat meninggalkan potensi yang tinggi untuk ditilik kembali oleh pembaca atau konsumen Anda.

Pertanyaan yang mungkin keluar dibenak Anda mungkin seperti ini :

Kan ada widge sidebar, kenapa harus pake footer?

Begini… Dalam beberapa kasus, Ada kalanya widget pada sidebar kita tidak berguna.

Contohnya adalah widget recent post dan popular post, Jika ada orang yang mengakses homepage Anda, pasti menemukan paling tidak 5 – 10 recent post yang Anda buat, terus kenapa Anda pasang recent post di sidebar homepage lagi? hanya menambah page size website Anda.

Berbeda dengan footer, Footer hanya terdapat 1 dan sama saja di bagian manapun (homepage, post, page, search result, 404 page) jadi lebih meringankan visitor untuk mengakses info di website Anda. Terlebih jika Anda menerapkan fitur cache.

[divider style=”dotted” top=”5″ bottom=”5″]

Contoh Penerapan Landing Page

Sekarang kita menuju tahapan penerapan landing page…

Contoh yang saya terapkan kali ini adalah melalui iklan PPC yang sudah saya sebutkan pada poin pertama diatas.

Contoh Penerapan Landing Page

Contoh Penerapan Landing Page

Gambar diatas adalah iklan dari google adsense, mari kita bahas kenapa saya menggunakan iklan tersebut :

1. Gambar tersebut mencantumkan kelebihannya dengan adanya “certified publishing partner”

2. Headline yang menarik dengan kata kata “Doube your website’s ad revenue”

3. Terdapat logo dan tombol start now

Dan keunggulan lainnya adalah website tersebut benar benar memaksimalkan landing page mereka dengan menerapkan 10 komponen yang telah saya sebutkan diatas.

Berbeda dengan kebanyakan iklan di indonesia (bukan bermaksud merendahkan), Mereka hanya sekedar mengalihkan tujuan link iklan mereka pada homepage dari website mereka.

Padahal mereka belum maksimal dalam menerapkan landing page.

[box type=”shadow” align=”” class=”” width=”100%”]

Jadi, secara gampangnya penerapan landing page adalah :

Iklan/link » Landing Page Yang Baik » Konversi trade yang besar[/box] [divider style=”double” top=”5″ bottom=”5″] []

Sekian artikel kategori blogging mengenai Tips Membuat Landing Page Lebih Berkesan kali ini, Semoga bisa memberi inspirasi kepada Anda, Terima Kasih.

Jika Ada yang ingin ditambahkan atau ditanyakan silahkan mengisi kolom komentar.

Silahkan Like Fanspage kami dan Share artikel ini Jika Menurut Anda Bermanfaat Untuk Anda dan Orang Lain.

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
0
0
Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top