Kesehatan

Waspada!! Infeksi Saluran Kemih Sering Terjadi Pada Anak Perempuan Tanpa Disadari

internet provider alternatif indie home

Jika Anda Mempunyai Anak Perempuan, Waspada Infeksi Saluran Kemih!!

Infeksi saluran kemih dapat terjadi pada bayi dan anak.

Infeksi ini sering terjadi pada anak perempuan karena saluran kemih perempuan lebih pendek dari laki-laki.

Penyebabnya adalah kuman E.coli. Gejalanya, anak menangis saat buang air kecil, sering kencing, anyang-anyangan, mengompol, urin keruh, muntah, nyeri pinggang, panas, dan rewel.

Pada anak yang lebih besar, ia bisa mengatakan kalau kemaluannya gatal dan sakit.

Sebelum melanjutkan, diharapkan Anda membaca artikel kesehatan hingga selesai karena info yang didapat secara setengah-setengah hanya akan membuat Anda salah paham dan tidak mengerti permasalahan serta penanggulangan yang tepat terhadap suatu penyakit.

Untuk menentukan diagnosa infeksi saluran kencing, dokter biasanya melakukan tes urin.

Sampel/contoh urin diambil dengan membersihkan terlebih dahulu alat kelamin, kemudian urin diambil pada saat proses buang air kecil agar tidak terkontaminasi.

Infeksi ini dapat terjadi karena anak-anak tidak cebok saat kencing sendiri, juga karena mandi berendam dengan air kotor terlalu lama.

Pada bayi, infeksi ini dapat disebabkan karena penggunaan popok yang lama, serta penggunaan diaper yang terlalu sering.

Pertolongan pertama yang dapat kita lakukan adalah memberikan kompres hangat dan obat penurun panas, memberikan banyak minum (terutama air putih), menganjurkan anak untuk tidak menggaruk kemaluan, dan menceboki anak dengan air hangat yyang dicampur sedikit betadin setelah buang air kecil.

Jika anak sudah menunjukkan gejala panas tinggi dan rewel, segera periksakan ke dokter.

Pencegahan dapat dilakukan dengan menganjurkan dan mengawasi anak agar selalu cebok setelah buang air kecil.

Cebok yang benar dilakukan dari arah depan ke belakang, yaitu dari arah vagina (daerah yang bersih) ke anus (daerah yang kotor). Nasehati anak untuk tidak menahan buang aur kecil jika sudah terasa ingin kencing, dan banyak minum air putih.

Cegah anak agar tidak berendam terlalu lama dan hindari penggunaan diaper yang terlalu lama dan sering.

“Jika anak sering menggaruk kemaluannya dan tampak kesakitan, bisa jadi ia terkena infeksi saluran kemih”

REAKSI KAMU?
Bagikan Votingmu!!
0
0
0
0
0
0
0
0
0

Artikel Terkait :

Click to comment

Facebook Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top